Rabu, 23 Maret 2016

Web 4.0

Web 4.0

Web 4.0/4.x adalah private secretary dalam bentuk organisme buatan. Setiap hari seseorang pasti mempunyai sebuah rutinitas. Apapun bentuk rutinitasnya , seluruh rutinitas tersebut bisa diketahui oleh aplikasi komputer/program/tools/device yang kita miliki yang dijalankan secara online. Jadi kemanapun seseorang pergi, dan apapun yang dilakukan semuanya direcord oleh alat-alat tersebut yang nantinya akan digunakan jika ingin mengetahui informasi apa yang dibutuhkan, bahkan teknologi ini bisa mengingatkan, menginterupsi dan memberikan informasi manakala ada perubahan dari sebuah sechedule/rutinitas, membantu melakukan pencarian. Inti dari Web 4.0. dapat mengetahui apa saja yang kita lakukan, dan dia juga bisa membantu dalam melakukan pencarian informasi, menyimpan histori pencarian, bahkan mempertemukan orang-orang yang mencari informasi yang sama.

Description: C:\Users\John\Downloads\softskill\400_F_30702689_WAyQK88NHTdJ17ykklf7x3NGHMW1Qvam.jpg

Menurut Seth Godin dalam blognya, syarat utama teknologi Web 4.0 :

1. Ubiquity (selalu ada)
2. Identity (memiliki identitas berbeda)
3. Connection (terhubung ke internet)


Daftar Pusataka :



Apa itu Pre-Web

Apa itu Pre-Web


Pre-web itu era dimana prototype seperti memex, usenet, gopher dan ftp hadir sebelum kemudian berevolusi menjadi internet. Nah kalo internet itu sendiri adalah tempat dimana web muncul pertama kalinya ke publik sampai saat ini.


Berikut ini adalah contoh dari Pre-web

Memex
Hypertext
Internet
Usenet
Ghoper


Memex

Apasih memex itu?



Memex (singkatan dari "memori" dan "index") adalah nama hipotetis proto-hypertext sistem yang Vannevar Bush jelaskan pada tahun 1945 pada artikel bulanan The Atlantic " As We May Think "(AWMT). Bush membayangkan memex sebagai perangkat di mana individu akan mengkompres dan menyimpan semua buku-buku mereka, catatan, dan komunikasi, "mekanis sehingga dapat berkonsultasi dengan melebihi kecepatan dan fleksibilitas." The memex akan memberikan "suplemen intim yang diperbesar ke memori seseorang". Konsep memex mempengaruhi perkembangan awal hypertext sistem (akhirnya mengarah ke penciptaan World Wide Web ) dan basis pengetahuan personal software.


Hypertext

Apakah Hypertext itu kata yang berlebihan? Hyper(sesuatu yang berlebihan atau upnormal) text (kata, ataupun tulisan


Hypertext adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah Penjelajah web Internet dan formating hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi.


Internet

Kalo internet sih pasti udah pada familiarkan ?



interconnection-networking adalah sebuah jaringan komputer berskala global dengan terhubung melalui TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket yang terhubung ke perangkat komputer dan sistem-sitem yang membangun web server.


Usenet

Artinya bukan menggunakan internet ya !



(User Network) Sistem diskusi Internet yang terdistribusi secara global. Sistem ini dikembangkan dari arsitektur serbaguna UUCP dari nama yang sama. Di dalamnya ditampilkan berbagai atikel yang disebut News dalam berbagai topik dan kategori.


Ghoper

Apanih Ghoper baru dengerkan?


Gopher merupakan TCP / IP Application layer protokol yang didesain fasilitas untuk memudahkan pencarian, penarikan, dan pengambilan informasi dari server yang mendukung protocol Gopher melalui internet.




Rayhan Tubagus, http://tubagusrayhan.blogspot.co.id//2016/03/penjelasan-mengenai-pre-web.html

Rabu, 16 Maret 2016

Port USB

Pengertian Port USB

Menurut bahasa, Port USB terdiri dari dua kata, yaitu port dan USB.Yang pertama Port
adalah tempat untuk memasukkan kabel / peripheral lainnya ke computer kita, serta USB merupakan singkatan dari Universal Serial Bus dengan makna lain dapat dikatakan standar interface sebuah device.

Dengan kata lain pengertian dari Port USB adalah hubungan serial antara periferal
dengan komputer. Port USB merupakan suatu teknologi yang memungkinkan kita untuk menghubungkan alat eksternal (peripheral) seperti scenner, printer, mouse, papan ketik (keyboard), alat penyimpan data (zip drive), flash disk, kamera digital atau perangkat lainnya ke komputer kita.
Komputer (PC) saat ini, umumnya sudah memiliki port USB. Biasanya disediakan minimal 2 port. Jika dibandingkan dengan parallel port dan serial port, penggunaan port USB lebih mudah dalam penggunaannya. Konektivitas antara PC (Personal Computer) dengan perangkat USB dihubungkan dengan kabel khusus. Sebuah kabel berisi empat buah kawat menghubungkan periferal ke PC melalui port USB yang terdapat pada keduanya. Di dalam kabel tersebut, dua kawat akan menangani transmisi data, sebuah lagi menangani ground dan sebuah lagi memasok daya sebesar lima volt ke periferal.


Sejarah dan Perkembangan USB

USB atau yang lebih dikenal sebagai Universal Serial Bus adalah sebuah jalur koneksi serial elektronik yang diciptakan dengan tujuan untuk menghubungkan segala macam device yang bersifat eksternal.
USB merupakan teknologi standard bas Serial untuk antaramuka peranti yang membenarkan perhubungan pada soket antaramuka tunggal. Ia juga turut dicipta untuk meningkatkan keupayaan Plug and Play dengan membenarkan peranti disambungkan (connect) dan merungkai sambungan (Disconnect) tanpa perlu ‘reboot’ Hot Swapping pada komputer.
Pada awalnya USB diciptakan untuk menghubungkan Smart Phone dengan Personal Computer (PC), namun pada akhirnya penggunaannya berkembang bahkan sampai kepada device seperti mouse, printer, speaker, MP3 player, dll.
Awal kemuculan USB yaitu sekitar tahun 1995 hingga 1996, USB 1.0 yang ditawarkan kepada pengguna adalah pada kadar kelajuan hanya 1.5Mbit sesaat (kelajuan-rendah) dan 12Mbit sesaat untuk kelajuan tinggi. Kemudian muncul pula USB 2.0 pada April 2000 yang memperkenalkan kelajuan 480Mbit sesaat (kelajuan tinggi) untuk pemindahan data. Ia merupakan teknologi yang banyak kita gunakan masa kini.
Teknologi USB yang paling digemari adalah teknologi USB flash drive. Sebuah teknologi memory yang benar-benar ada karena kebutuhan pasar. Dengan kapasitasnya yang besar, ukuran yang kecil, serta kecepatan yang baik, USB Flash drive banyak diminati oleh masyarakat.
USB Flash drive berfungsi sebagai media penyimpanan yang portable. Walaupun tidak sebesar external hard drive tetapi dengan ukurannya yang kecil,teknologi ini menjadi semakin banyak peminatnya. USB flash drive juga dikenal dengan nama Thumb Drive, Jump Drive, Pen Drive, Key Drive, Token, atau secara mudah dapat dikenal dengan sebutan USB drive. Tidak seperti teknologi removable storage memory lainnya, USB dapat berjalan tanpa bantuan tenaga tambahan, tidak memerlukan proses booting, dan yang terpenting adalah tidak bergantung kepada salah satu macam platform system operasi.
USB Flash drive memiliki beberapa komponen. Komponen-komponen tersebut dapat dipisahkan dalam dua golongan yaitu komponen penting dan juga komponen tambahan. Komponen penting yang harus ada dalam sebuah USB Flash drive adalah USB connector, USB mass storage controller device, Flash memory chip, dan Crystal Oscillator. Komponen ini dilengkapi oleh komponen tambahan yaitu Test points, LED, Unpopulated space, USB Connector Cover, dan juga transport Aid. Komponen-komponen ini bergabung membentuk satu Flash Drivesecara utuh.
Dalam sejarahnya, USB Flash Drive memiliki masalah yang berat dalam status kepemilikan hak ciptanya. Banyak perusahaan besar yang mengklaim bahwa USB drive adalaha teknologi yang mereka buat. Yang pertama memproduksinya sendiri adalah perusahaan Trek dengan merk dagang Thumbdrive. Perusahaan inilah yang menyatakan dengan serius bahwa merekalah penemu pertama teknologi ini.
Kata orang menanti kelahiran anak pertama sungguh mendebarkan. Mungkin itulah yang dirasai oleh pengikut dunia IT di luar sana. Berdebardebar menantikan kelahiran atau kemunculan bukan anak tetapi teknologi Universal Serial Bus (USB) 3.0 yang akan memberi kelajuan dan kecepatann 10 kali ganda lebih tinggi berbanding USB 2.0.
Bayangkan bagaimana agaknya keadaaan apabila teknologi USB 3.0 berupaya memindahkan data pada kelajuan bukan satu tetapi sepuluh kali ganda berbanding spesifikai USB yang anda gunakan sekarang. Perkembangan teknologi seperti ini sangat ditunggu oleh dunia informasi dan telekomunikasi. Perkembangan tersebut amat dinanti-nanti dengan harapan dapat membantu proses-proses yang ada dalam sebuah organisasi. Dengan bermodalkan berjuta-juta dollar amerika,ataupun bahkan bermilyar-milyar dollar amerika, para peneliti dan perusahaanperusahaan teknologi rela merogoh kocek mereka demi mendapatkan teknologi yang paling ungul dan paling modern.
Alasan yang mendukung teknologi ini adalah kebutuhan akan sebuah storage penyimpanan yang handal dan cepat serta dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penelitian akan memory berlangsung cepat dan juga menguntungkan dalam segi bisnis.
Perjalanan teknologinya sendiri bisa dibilang amat cepat. Mulai dari teknologi USB 1.0 sampai dengan sekarang yaitu USB 3.0 bahkan 11 menembus ke arah WUSB atau Wireless Universal Serial Bus. Perjalanan dari versi 1.0 ke 2.0 hanya membutuhkan waktu satu tahun. Hal ini membuktikan amat pesatnya perkembangan teknologi ini. Versi 2.0 sendiri sudah cukup memuaskan para penggemarnya. Versi 2.0 ini sering disebut sebagai Hi-Speed USB karena memiliki kecepatan transfer sebesar 480 Mbits/detik jauh meninggalkan pendahulunya yang hanya memiliki kecepatan 12 Mbits/ detik.

Untuk versi 3.0, masih dalam pengembangan dalam penelitian. Versi terbaru ini diramalkan dapat meramaikan pasar USB Flash drive dan juga memberikan keuntungan yang banyak bagi teknologi informasi. Versi ini dibuat dengan harapan dapat menyaingi sebuah teknologi koneksi baru yaitu Firewire. Dalam pengembangannya, versi ini dikerjakan berbarengan dengan pengerjaan proyek Wireless Universal Serial Bus yang akan menghadirkan terobosan baru dalam teknologi USB.
Generasi USB

USB menyokong 3 kadar pemindahan data.
• USB 1.0 (1995) yang ditawarkan kepada pengguna adalah pada kadar kecepatan hanya 1.5Mbit sesaat (kecepatan-rendah) dan 12Mbit sesaat untuk kecepatan tinggi. Pada generasi ini di kenal beberap versi : USB 1.0 FDR: Dilancarkan pada November 1995, pada tahun yang sama Apple menggunakan piawaian IEEE 1394 dikenali sebagai FireWire. USB 1.0: Dilancarkan pada Januari 1996. USB 1.1: Dilancarkan pada September 1998.
• USB 2.0 (April 2000) yang memperkenalkan kecepatan 480Mbit sesaat (kecepatan tinggi) untuk pemindahan data. Ia merupakan teknologi yang banyak kita gunakan masa kini. Teknologi USB yang paling digemari adalah teknologi USB flash drive. Sebuah teknologi memory yang benar-benar ada karena kebutuhan pasar. Dengan kapasitasnya yang besar, ukuran yang kecil, serta kecepatan yang baik, USB Flash drive banyak diminati oleh masyarakat. USB Flash 9 drive berfungsi sebagai media penyimpanan yang portable. Walaupun tidak sebesar external hard drive tetapi dengan ukurannya yang kecil,teknologi ini menjadi semakin banyak peminatnya. USB 2.0: Diperbaharui pada Disember 2002.
• USB 3.0 memberi kecepatan dan kecekapan 10 kali ganda lebih tinggi berbanding USB 2.0. Bayangkan bagaimana agaknya keadaaan apabila teknologi USB 3.0 berupaya memindahkan data pada kecepatan bukan satu tetapi sepuluh kali ganda berbanding spesifikai USB yang anda gunakan sekarang. Perkembangan teknologi seperti ini sangat ditunggu oleh dunia informasi dan telekomunikasi. Perkembangan tersebut amat dinanti-nanti dengan harapan dapat membantu proses-proses yang ada dalam sebuah organisasi. Dengan bermodalkan berjuta-juta dollar amerika,ataupun bahkan bermilyar-milyar dollar amerika, para peneliti dan perusahaan perusahaan teknologi rela merogoh kocek mereka demi mendapatkan teknologi yang paling ungul dan paling modern.


Sejarah versi Port USB

Ada beberapa sejarah versi Port USB, diantaranya :
• USB 1.0 FDR: Dilancarkan pada November 1995, pada tahun yang sama Apple menggunakan piawaian IEEE 1394 dikenali sebagai FireWire.
• USB 1.0: Dilancarkan pada Januari 1996.
• USB 1.1: Dilancarkan pada September 1998.
• USB 2.0: Dilancarkan pada April 2000. Ciri-ciri utama piwaian ini adalah tambahan mod kelajuan tinggi. Ini adalah revisi terkini.


Kelebihan Port USB

Kelebihan yang dimiliki dari Port USB, diantaranya :
· Komputer bisa diposisikan menjadi sebuah host.
· Lebih dari 127 perangkat dapat tersambung ke komputer secara langsung maupun menggunakan hub USB14. Kabel USB yang digunakan secara langsung bisa mencapai 5 meter. sedangkan jika menggunakan perangkat hub bisa mencapai 30 meter.
· Perangkat USB bersifat 'hot swappable' artinya perangkat kerasyang sudah menggunakan port USB bersifat plug and play.
· Satu lagi yang menjadi kelebihan teknologi USB ini ialah penggunaan kuasa rendah. Ia kerana sumber kuasa luaran dan pemacu peranti individu spesifik tidak diperlukan untuk menjalankan USB.


Macam-macam USB Devais

Dengan 4 hingga 6 buah port USB, terkadang jumlah tersebut telah dirasa kurang, hal ini disebabkan karena semakin banyak jenis devais USB(alat yang menggunakan USB port sebagai media antarmuka dengan komputer). Kemudahan penggunaan USB, tidak saja mempopulerkan port USB tetapi juga mempopulerkan devais-devais USB. Tanpa keberadaan USB mungkin bentuk mp3 player tidak sesederhana bentuknya saat ini.

Berikut adalah sejumlah alat yang merupakan USB devais.
1. Flash Disk
Flashdisk adalah USB devais yang paling popular, keberadaannya menggantikan peran disket sebagai penyimpan data pribadi. Kapasitasnya cukup besar dan semakin hari harganya makin murah.
2. MP3 Player
MP3 player selain berfungsi sebagai mesin untuk mendengarkan file mp3, sekaligus dapat digunakan sebagai media penyimpan seperti flash disk.
3. Harddisk eksternal
Harddisk eksternal berfungsi sebagai media penyimpan dengan kapasitas yang besar, sama seperti harddisk pada umumnya. Harddisk eksternal yang umum ditemui adalah sebuah harddisk laptop yang dilengkapi konektor USB agar dapat digunakan setiap saat, tanpa perlu melakukan proses restart, seperti apabila kita menggunakan hardisk internal.
4. Kamera Digital
Kamera dijital menyimpan data hasil foto ke dalam file dijital. Umumnya kamera dijital juga telah dilengkapi dengan konektor ke USB.
5. Ipod Nano
Ipod Nano pada dasarnya adalah sebuah mp3 player dengan sejumlah kelebihan seperti kualitas suara yang dihasilkannya sangat baik.
6. Mouse dan keyboard USB
Mouse dan kibor saat ini juga telah banyak yang menggunakan USB sebagai port interface ke komputer.
7. Hub USB
Hub USB adalah alat yang berfungsi untuk meningkatkan jumlah USB devais yang dapat dikoneksikan ke komputer dengan cara menyediakan port USB tambahan.
8. Selain alat-alat di atas masih banyak lagi yang dapat dianggap sebagai USB devais. Printer dan scanner saat ini banyak yang telah beralih menggunakan port USB sebagai media koneksi ke komputer, handycam dijital juga telah menggunakan USB untuk memindahkan film digital. Alat lain yang relative baru muncul adalah Infra red receiver/transmitter atau Bluetooth receiver/transmitter yang juga menggunakan USB sebagai port antarmuka. Dan masih banyak lagi alat-alat lainnya.


Cara Menggunakan USB Devais

Untuk melihat dukungan port USB di computer anda yang menggunakan sistem operasi Microsoft Windows XP, lihatlah pada bagian Device Manager. Untuk mengatifkannya, anda dapat melakukan langkah berikut: Klik tombol start, klik kanan My Computer, pilih properties hingga masuk system properties, pilih hardware, pilih Device Manager.  

Telah disampaikan bahwa USB benar-benar mewujudkan plug and play dalam menggunakan komputer. Port USB dirancang agar devais USB tidak akan pernah salah masuk, dengan memastikan kesesuaian tipe konektor dan arah devais USB, memasang USB devais ke port USB amatlah mudah.
Sejenak setelah devais USB terpasang, sistem operasi akan segera mengenali kehadiran sebuah devais. Pada sistem operasi Microsoft Windows XP, jika driver devais USB telah terpasang pada system tray akan muncul icon USB, jika driver belum terpasang, Windows akan meminta Anda untuk menginstalnya terlebih dulu agar devais USB dapat digunakan.

Untuk menghentikan penggunaan USB devais pada Microsoft Windows XP, anda dapat melakukannya dengan klik kiri pada icon USB di system tray, dan klik sekali lagi pada devais USB yang akan dihentikan penggunaannya. Tunggu beberapa saat hingga muncul pesan “Save to Remove Hardware”. Selanjutnya anda dapat mencopot devais USB dari port USB.


Tipe Konektor USB

USB yang sering kita temui adalah jenis konektor USB seri A. Walaupun konektor USB selain seri A jarang ditemui, namun sebenarnya masih terdapat beberapa jenis konektor USB. Perbedaan konektor-konektor ini hanya untuk devais USB, karena untuk port USB di CPU hanya menggunakan konektor seri A. Konektor Tipe B biasa ditemui pada printer atau scanner, sedangkan konektor tipe mini B baik yang 4 pin atau tipe mini B 5 pin banyak digunakan untuk kamera digital.. Berikut adalah beberapa gambar konektor USB





Versi USB

Saat ini versi USB yang banyak digunakan adalah USB versi 1.1 dan USB versi 2.0. Perbedaan keduanya ada pada dukungan kecepatan transfer data. USB versi 1.1 mendukung kecepatan 1,5 Mbps dan 12 Mbps, sedangkan USB versi 2.0 mendukung jenis kecepatan 1,5 Mbps, 12 Mbps dan 480 Mbps, sehingga USB versi 2.0 pada dasarnya hanya menambahkan satu jenis kecepatan tinggi. Kecepatan 1.5 Mbps digunakan untuk devais USB dengan bandwith rendah seperti mouse, kecepatan 12 Mbps digunakan untuk devais USB dengan bandwith sedang, dan kecepatan 480 Mbps digunakan untuk devais USB dengan bandwith tinggi.






Daftar Pustaka


E-Smart School, (2005).
http://www.e-smartschool.com/PNK/002/PNK0020009.asp
Jakarta.
Yayasan total saran edukasi, (2006).
http://www.total.or.id/info.php?kk=Universal%20Serial%20Bus,
Bandung.
Universitas Gajah Mada, (2007).
http://safari-pptik.ugm.ac.id/?cat=1
Yogyakarta.
e-dukasi.net (2007)
Jakarta

Rabu, 16 Desember 2015

Keamanan Pada Jaringan Internet

Seperti yang kita lihat saat ini, Internet telah berkembang hingga mencapai angka beberapa juat unit komputer yang terkoneksi di berbagai penjuru dunia. Dari hari ke hari informasi yang terkandung di dalam jaringan Internet tersebut semakin lengkap, akurat dan penting. Informasi telah menjadi suatu aset yang sedemikian berharga sehingga perlu mendapat perlakuan yang lebih spesifik.
Selain itu, kemajuan yang dicapai dalam bidang pengembangan sistem operasi komputer sendiri dan utilitasnya sudah sedemikian jauh di mana tingkat performansi, keandalan dan fleksibilitas software menjadi kriteria utama dalam proses pengembangan software. Dengan semakin penting dan berharganya informasi tersebut dan ditunjang oleh kemajuan pengembangan software, maka akan menarik minat para pembobol (hacker) dan penyusup (intruder) untuk terus bereksperimen guna menemukan dan menggunakan setiap kelemahan yang ada dari konfigurasi sistem informasi yang telah ditetapkan.
Bertolak dari kenyataan di atas, muncul sebuah konsep yang lebih sering disebut dengan Network Security. Pada awalnya, konsep ini menjelaskan lebih banyak mengenai keterjaminan (security) dari sebuah sistem jaringan komputer yang terhubung ke internet terhadap ancaman dan gangguan yang ditujukan kepada sistem tersebut. Cakupan konsep tersebut semakin hari semakin luas sehingga pada saat ini tidak hanya membicarakan masalah keterjaminan jaringan komputer saja, tetapi lebih mengarah pada masalah-masalah keterjaminan sistem jaringan bahkan telah menjadikan Network Security menjadi salah satu titik sentral perhatian pihak-pihak militer masing-masing.
Sebenarnya, masalah Network Security ini timbul dari konektivitas jaringan
komputer lokal yang kita miliki dengan wide area network (seperti internet).
Jadi, selama jaringan lokal komputer kita tidak terhubung kepada wide area
network, masalah Network Security tidak begitu penting. Tetapi hal ini bukan berarti bahwa bergabung dengan wide area network adalah suatu hal yang menakutkan dan penuh bahaya. Network Security hanyalah menjelaskan kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal kita dengan wide area network.

Secara umum, terdapat 3(tiga) kata kunci dalam konsep Network security ini, yaitu: resiko, ancaman dan kerapuhan sistem.

Resiko
Dalam hal ini, resiko berarti berapa besar kemungkinan keberhasilan para penyusup dalam rangka memperoleh akses ke dalam jaringan komputer lokal yang dimiliki melalui konektivitas jaringan lokal ke wide area network.
Secara umum, akses-akses yang diinginkan adalah:
*) Read Access: Mampu mengetahui keseluruhan sistem jaringan informasi.
*) Write Access: Mampu melakukan proses menulis ataupun menghancurkan data yang terdapat di sistem tersebut.
*) Denial of Services: Menutup penggunaan utilitas-utilitas jaringan normal dengan cara menghabiskan jatah CPU, bandwith maupun memory.

Ancaman
Dalam hal ini, ancaman berarti orang yang berusaha memperoleh akses-akses ilegal terhadap jaringan komputer yang dimiliki seolah-seolah ia memiliki otoritas terhadap akses ke jaringan komputer.
Ada beberapa aspek ancaman terhadap keamanan data dalam
Internet, yaitu:
*) Interruption, merupakan ancaman terhadap availability, yaitu: data dan informasi yang berada dalam sistem komputer dirusak atau dibuang, sehingga menjadi tidak ada dan tidak berguna, contohnya harddisk yang dirusak, memotong line komunikasi dan lain-lain.
*) Interception, merupakan ancaman terhadap secrey, yaitu: orang yang tidak berhak berhasil mendapatkan akses informasi dari dalam sistem komputer, contohnya dengan menyadap data yang melalui jaringan public (wiretapping) atau menyalin secara tidak sah file atau program.
*) Modification merupakan ancaman terhadap integritas, yaitu: orang yang tidak berhak tidak hanya berhasil mendapatkan akses informasi dari dalam sistem komputer, melainkan juga dapat melakukan perubahan terhadap informasi, contohnya adalah merubah program dan lain-lain.
*) Fabrication, merupakan ancaman terhadap integritas, yaitu orang yang tidak berhak meniru atau memalsukan suatu objek ke dalam sistem, contohnya adalan dengan menambahkan suatu record ke dalam file.

Kerapuhan Sistem Keamanan Internet
Kerapuhan sistem lebih memiliki arti seberapa jauh pengamanan yang bisa diterapkan kepada jaringan yang dimiliki dari seseorang dari luar sistem yang berusaha memperoleh akses ilegal terhadap jaringan komputer tersebut dan kemungkinan orang-orang dari dalam sistem memberikan akses kepada dunia luar yang bersifat merusak sistem jaringa.
Untuk menganalisa sebuah sistem jaringan informasi global secara keseluruhan tentang tingkat keandalan dan keamananya bukanlah suatu hal yang mudah dilaksanakan. Analisa terhadap sebuah sistem jaringan informasi tersebut haruslah rinci mulai dari tingkat kebijaksanaan hingga tingkat aplikasi praktisnya.
Sebagai permulaan, ada baiknya kita melihat sebuah sistem jaringan yang telah menjadi titik sasaran utama dari usaha-usaha percobaan pembobolan tersebut. Pada umumnya, jaringan komputer di dunia menggunakan sistem operasi UNIX sebagai platform. UNIX telah menjadi sebuah sistem operasi yang memiliki kendala tingkat tinggi dan tingkat performansi yang baik. Tetapi, pada dasarnya UNIX tersusun oleh fungsi-fungsi yang cukup rumit dan kompleks. Akibatnya, UNIX juga memiliki beberapa kelemahan seperti bug-bug (ketidaksesuaian algoritma pemrograman) kecil yang kadang kala tidak disadari oleh para pemrogram UNIX. Selain itu, utulitas-utulitas yang memanfaatkan UNIX sebagai platformnya, seringkali mempunyai bug-bug tersendiri pula. Nah, hal-hal inilah yang sering dieksploitasi oleh para hacker dan intruder di seluruh dunia.
Untuk mencegah masuknya penyusup yang tidak berkepentingan ini, dikembangkan sebuah konsep yang dikenal dengan UNIX Net Work Security Architecture. Arsitektur ini mencakup 7 lapis tingkat keamanan pada jaringan. Ketujuh lapis tersebut adalah sebagai berikut:
*) Lapis ke-7: Kebijaksanaan
Lapis kebijaksanaan menjadi pelindung terhadap keseluruhan program pengamanan jaringan yang diterapkan. Lapis ini mempunyai fungsi mendefinisikan kebijakan-kebijakan organisasi mulai dari resiko yang paling besar yang mungkin didapat hingga bagaimana mengimplementasikan kebijaksanaan yang diambil terhadap prosedur-prosedur dasar dan peralatan yang digunakan. Lapis ini menjadi salah satu penentu utama keberhasilan program proteksi dan keamanan sistem.

*) Lapis ke-6: Personil
Lapis ini melihat segi manusia untuk berperan dalam sistem jaringan informasi. Yang termasuk dalam lapis ini adalah mereka yang melakukan instalasi, konfigurasi, pengoperasian hingga orang-orang yang mampu men jalankan akses-akses yang tersedia dalam sistem. Kebijakkan yang diambil pada lapis ini pada dasarnya harus mencermikan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam program proteksi dan keamanan ini.

*) Lapis ke-5: Local Area Network
Lapis ini melibatkan peralatan-peralatan dan data-data yang harus mendapatkan proteksi. Selain itu, lapis ini juga mencakup prosedur-prosedur pengawasan dan kontrol yang sering diterapkan dalam sistem. Prosedur ini sangat berperan dalam kemajuan sistem.

*) Lapis ke-4: Batas dalam jaringan
Lapis ini mendefinisikan lapisan sistem yang terkoneksi secara fisik ke daerah “penyangga” yang menjadi pemisah antara sistem jaringan informasi lokal dengan jaringan luar. Batas ini menjadi penting karena titik ini menjadi sasaran utama usaha-usaha eksploitasi untuk memperoleh akses ilegal. Ada baiknya daerah penyangga ini dikosentrasikan pada satu titik sehingga penerapan prosedur pengawasan dan kontrol menjadi lebih mudah. Demikian pula bila datang serangan dari luar sistem, hanya akan terdapat satu titik masuk yang paling utama. Dengan demikian, akan lebih mudah mengisolasi sistem yang dimiliki dari konektivitas ke luar bila terjadi gangguan.

*) Lapis ke-3: Gateway 
Gateway merupakan pintu utama dari dan ke sistem yang dimiliki. Kebijaksanaan pengamanan sebuah sistem yang terkoneksi dengan wide-area network seharusnya lebih mengarahkan usaha-usaha yang ada untuk mengamankan lapis ini sebaik mungkin. Servis-servis publik ada baiknya diletakkan pada lapis tersebut guna meminimisasi kemungkinan akses yang lebih jauh ke dalam sistem.

*) Lapis ke-2: Paket Penyaringan
Lapis ini mendefinisikan platform yang berada di antara network interface lapis 3 (gateway) dengan network interface yang menjadi tempat penerapan metode Firewall. Lapis tersebut lebih bersifat sebagai program yang menjalankan fungsi pengawasan (monitoring) terhadap paket-paket data yang masuk maupun yang keluar sistem.

*) Lapis ke-1: Batas Luar Jaringan
Batas Luar jaringan merupakan titik di mana sistem terhubung dengan wide area network dan kita tidak memiliki kontrol langsung terhadap titik tersebut.
Lalu lintas komunikasi data melalui Internet dengan TCP/IP-nya telah menjadi suatu kekuatan telekomunikasi yang sangat besar. Tiap jam, menit, hingga detik, data-data elektronik yang berharga lalu lalang dalam Internet tersebut. Tentunya hal tersebut menggugah inspirasi orang-orang tertentu untuk mencoba mendapatkan data-data tersebut. Hal ini menjadi ancaman serius bagi keamanan di internet. Untuk itu, kita harus lebih waspada terhadap usaha-usaha yang mengancam integritas data yang kita miliki.
Secara umum, masalah keamanan di Internet dapat dipandang dari dua sisi penting. Sisi pertama adalah integritas data yang dikirimkan melalui jaringan internet (kita sebut saja integritas pengiriman data) dan sisi berikutnya adalah tingkat keamanan dalam jaringan komputer itu sendiri (kita sebut sekuriti jaringan internal).


Sumber:
http://galihdwiticomunity.blogspot.co.id/2010/10/seperti-yang-kita-lihat-saat-ini.html